Senin, 18 April 2016

Warna Warni Pagi

Alhamdulillah pagi ini, masih diberi kenikmatan yang luar biasa oleh Allah. Pagi-pagi sepeda motor bocor di depan Sekolah Khairul Imam. Awalnya, tidak menyadari namun ketika ketemu dengan jalan rusak plus sedikit becek barulah kerasa kalau ban sepeda motor kempes. Di hati hanya bisa doa dan doa semoga ketemu dengan tukang tambal ban. Namun, setelah menelusuri jalan STM sampai keluar simpang dan masuk jalan besar TRITURA. Tetap tak menemukan tukang tambal. Sepeda motor tetap kupacu dengan pelan agar terhindar dari tergelincir dan jatuh. Sampai simpang empat kp baru-titi kuning-deli tua- tritura. Aku membelokkan stang sepeda motor ke kiri ke arah Deli Tua. Berharap di tepi jalan ketemu dengan tukang tambal ban. Dan Alhamdulillah sampai jalan menuju kanal Deli Tua tetap tak kutemukan tukang tambal ban. Bahkan tempat yang biasanya ditempati oleh seorang tambal ban pun tetap tak kelihatan. Akhirnya aku memutar sepeda motor dan balik lagi ke simpang empat menuju arah Asrama Haji. Sepanjang jalan aku mencoba untuk tetap berpikir positif walau kadang agak sulit karena sebenarnya semua terjadi atas izin Allah dan Allah mungkin sedang merancang sesuatu yang tentunya baik bagi kita. Aku terus sholawat sambil menelusuri jalan dan terus mencoba berfikir positif. Ya, terus berfikir positif sampai di simpang 4 RS Mitra Sejati pun kucoba optimis namun tetap tak kutemukan titik terang si tukang tambal ban. Dengan laju sepeda motor yang sangat pelan akhirnya Alhamdulillah, Allah Maha Pemurah, akhirnya aku bertemu dengan bapak tambal ban di depan kantor DISPENDA dekat asrama haji. Nah, aku pun mencagakkan sepeda motorku di situ seraya bertanya kepada si bapak. “Pak, mau tambal ban. Bisa kan pak?”, kataku. “Iya, bisa”, kata si bapak. Berhubung si bapak sedang menambal ban pelanggan pertama aku pun sabar menunggu sambil berdiri karena memang si bapak hanya menyiapkan satu bangku di situ dan sudah ditempati oleh seorang muda yang sedang menunggu becak barangnya yang juga bocor sedang ditempel si bapak. Pemuda tersebut tampak sedang tidur sambil menggunakan helm. Setelah liat sana sini akhirnya mataku menuju sebuah batu yang lumayan bisa diduduki, aku pun meminta izin pada si bapak untuk duduk di situ. Sambil menunggu si bapak aku pun mengeluarkan sebuah buku hijau yang baru aku beli dari temanku. Parent With No Property, itu adalah kata yang melekat di depan cover buku yang ada di tanganku . Aku buka dan aku baca.

Saat itu aku merasa. Subhanallah, jika aku selalu berusaha untuk berfikir positif semua akan terasa sangat ringan. Oh, iya sebelum aku duduk aku mencoba untuk menghubungi atasanku untuk minta izin telat datang ke sekolah dikarenakan ban bocor. Setelah beberapa menit menunggu kini giliran sepeda motorku yang dihandle si bapak. Sedang aku terus saja membaca. Tak lama si bapak pun berkata, “Ada paku, ban dalam keretanya koyak dan ada 5 lubang”. Aku kaget dan berkata,” Allahuakbar, sebanyak itu pak? Jadi harus diganti ya pak?”. Si bapak pun mengiyakan. “Berapa pak?, tanyaku”. “Empat puluh ribu!”, jawab si bapak. Dan aku pun menganggukkan kepala. Alhamdulillah, di dompet masih ada uang karena biasanya isinya agak nihil. Langsung si bapak mengganti ban dalamnya dengan yang baru. Tak terasa aku telah menghabiskan beberapa lembar buku hijau tadi dan tiba-tiba si bapak pun berkata, “Sudah dek!”. Aku pun menghulurkan uang lima puluh ribu rupiah dan si bapak memberikan kembalian sepuluh ribu rupiah. Setelah mengucapkan terima kasih dan merapikan letak barang di tas. Aku pun menyalakan sepeda motorku. Setelah mengucapkan bismillah aku pun melaju dengan kecepatan sedang. Jalanan sudah sangat ramai dan Alhamdulillah aku bisa tiba di sekolah pukul 07.40 dan pada saat itu atasanku sudah berdiri di dekat portal. Aku sapa kemudian aku meneruskan laju sepeda motorku ke arah tempat parkir ketika pintu parkir mau dikunci oleh satpam sekolah. Dan setelah permisi dengan pak satpam akhirnya aku bisa memarkirkan keretaku. Alhamdulillah... Everythings run well until I join the morning ceremony and do all activities. Inshaa Allah senantiasa diberi keberkahan dalam setiap aktivitas. Aamiin Allahumma Aamiin

2 komentar: